Minggu, 06 Juli 2014

Manusia dan Kegelisahan

A. Kegelisahan
1. Definisi kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti perasaan yang mengganjal,dan merasa hati seperti tidak tentram dan kepikiran sesuatu yang penting sekali buat diri kita dan membuat diri kita tidak nyaman dan merasakan kecemasan. Kegelidahan hanya dapat diketahui dari sikap,wajah seseorang yang seperti menunjukan kekhawatiran,dan gerak geriknya.

2. Macam-macam kegelisahan yang menimpa manusia
Menurut Sigmund Freud ahli psikoanalisa berpendapat, bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia antara lain :
a.      Kecemasan  obyektif
Kecemasan tentang kenyataan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorang yang mengancam untuk mencelakakannya. Pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat pembawaan, dalam arti kata, bahwa seseorang mewarisi kecenderungan untuk menjadi takut kalau ia berada dekat dengan benda-benda tertentu atau keadaan tertentu dari lingkungannya.
b.      Kecemasan  neorotis  (syarat)
Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah. Menurut Sigmund Freud, kecemasan ini dibagi tiga macam, yakni :
            -          Kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan.
            -          Bentuk ketakutan yang tegang dan irrasional (phobia).
            -          Rasa takut lain ialah rasa gugup, gagap dan sebagainya.
c.       Kecemasan  moril
Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang. Tiap pribadi memiliki bermacam-macam emosi antara lain : iri, dendam, dengki, marah, gelisah, cinta, rasa kurang.

B. Sebab-sebab orang gelisah
1. Sebab sebab orang gelisah adalah karena mereka takut kehilangan berbagai macam haknya seperti hak untuk hidup, hak milik, hak memperoleh perlindungan dan lain-lain.

2. Contoh kegelisahan
Bila ada suatu tanda bahaya seperti : bahaya banjir, gunung meletus, atau perampokan maka orang tentu akan gelisah. Hal itu disebabkan karena bahaya itu mengancam akan hilangnya beberapa hak orang sekaligus. Misalnya hak hidup, hak milik, hak memperoleh perlindungan,  hak kemerdekaan hidup.

C. Usaha Mengatasi kegelisahan
Usaha-usaha yang dapat kita lakukan untuk mengatasi kegelisahan ini peratama-tama harus mulai dari diri kita sendiri terlebih dahulu, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga kesulitan dapat kita atasi. Sedangkan cara yang paling ampuh untuk mengatasi kegelisahan adalah dengan berserah diri kepada Tuhan.

D. Keterasingan
1. Definisi keterasingan
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu dalah dari kata dasar terasing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain atau terpencil. Jadi kata keterasingan berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. Penyebab orang berada dalam posisi terasingkan adalah perilakunya yang tidak dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat atau kekurangan yang ada pada diri seseorang , sehingga ia dapat atau sulit menyesuaikan diridalam masyarakat.

2. Usaha mengatasi keterasingan
Untuk mengatasi keterasingan perlu adanya kesadaran bagi seseorang yang merasa dirinya berkelebihan, jangan merasa selalu benar, jangan merasa tidak ada yang melebihi kekayaannya, dan sebagainya. Bagi yang merasa berkekurangan perlu ditingkatkan harga dirinya sedikit demi sedikit sehingga tidak merasa pemalu, minder, cacat tak berguna, dan sebagainya.
E. Kesepian
1. Definisi kesepian
Kesepian didefinisikan oleh Perlman dan Peplau (1982) sebagai suatu tanda peringatan bagi seseorang yang memiliki kekurangan dalam hubungan sosial. Dalam beberapa cara yang penting, kekurangan ini mungkin muncul karena kualitas ataupun kuantitas seseorang yang sedikit dalam melakukan hubungan sosial (Sears dkk, 1999).

2. Penyebab kesepian
Orang yang frustasi itu bersikap rendah diri, sengaja menjauhi pergaulan ramai, kebalikan dengan orang yang bersikap sombong. Orang yang bersikap rendah diri, pemalu, minder, merasa dirinya kurang berharga dibanding orang lain maka orang itu lebih suka menyendiri, karena menyendiri itu akibatnya kesepian.

F.     Ketidakpastian
1.      Definisi Ketidakpastian
Ketidakpastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas. Ketidakpastian artinya keadaan yang tidak pasti, tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas, keadaan tanpa asal-usul yang jelas. Itu semua adalah akibat pikirannya tidak dapat konsentrasi.

2. Penyebab Terjadinya Ketidakpastian
            -          Obsesi
            -          Phobia
            -          Kompulasi
            -          Histeria
            -          Delusi
            -          Halusinasi
            -          Keadaan emosi

3. Usaha Mengatasi Ketidakpastian
Usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi ketidakpastian yakni bersiap-siap terlebih dahulu, merencanakan segala sesuatunya dengan matang, dan juga berdo’a agar apa yang diinginkan tercapai.

0 komentar:

Posting Komentar